Sejarah Sekolah SMKN 2 Jakarta

SMKN 2 Jakarta | 8 June 2017

Pada mulanya SMK Negeri 2 Jakarta bernama SMEA Negeri Pembina 1 yang didirikan pada bulan Juli 1951 dan mendapat status negeri pada tahun 1954 berdasarkan Surat Keputusan Depdikbud No.3707/BII/54 tertanggal 03 Juli 1954. Kemudian nama SMEA Negeri Pembina 1 berubah menjadi Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK ) Negeri 2 Jakarta berdasarkan SK Mendikbud No. 0032/O/1997 tertanggal, 07 Maret 1997 Kelompok Bisnis dan Manajemen. Sebuah kelompok kemudian berubah menjadi Bidang Keahlian pada tahun 1999. Pada bulan Juli 2008 SMKN 2 Jakarta membuka kompetensi Multimedia berdasarkan tuntutan dan kebutuhana akan tenaga yang kompeten pada bidang multimedia dan pada bulan Juli 2011 membuka Kompetensi Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) Bidang Keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi. Pejabat Kepala Sekolah yang pernah memimpin SMEA Negeri 1 / SMK Negeri 2 Jakarta: 1. The Tjoen Giap 1951 - 1957 2. Dadan Sukarna 1957 - 1958 3. R.V. Yuliwarsa 1958 - 1960 4. Drs. Sas Agus 1960 - 1968 5. L. Parapat1 1968 - 1973 6. Drs. H. Sigit Purnomo 1973 - 1975 7. R. Sudarsono 1975 - 1977 8. Drs. A.M. Harahap 1977 - 1979 9. H. Sukarno 1979 - 1985 10. Sunarno 1985 - 1989 11. Drs. Sukamto, TM 1989 - 1993 12. Drs. Darkosih 1993 - 1997 13. Drs. Harsono, MM 1997 - 2001 14. Drs.Timbul Lumbanbatu 2001 - 2004 15. Drs. Bowo Irianto 2004 - 2004 16. Drs. H. Syarifudin, M.Pd 2004 - 2006 17. Drs. H. Mahmud Yunus 2006 - 2007 18. Kastolani, M.Pd 2007 - 2010 19. Drs. Rachiman 2010 - 2013 20. Drs. Dedi Supriadi, S. Pd - 2016 21. Drs. Ismunanto, MM - Sekarang

Rekrutmen Karyawan Toserba Yogya

SMK Kamandaka | 8 June 2017

inilah Bentuk Nyata yang dilakukan oleh pihak sekolah SMK KAMANDAKA BOGOR dengan menyalurkan siswa-siswi nya yang baru lulus dengan bisa ikut langsung dalam Seleksi Recruitment karyawan PT Toserba Yogya. Luarrrr Biasaa

Kunjungan Bapak Wali Kota Bogor

SMK PGRI 3 Bogor | 8 June 2017

Kunjungan dari Bapak Wali Kota Bogor yaitu Bapak Bima Arya ke SMK PGRI 3 Bogor. di sambut meriah oleh siswa-siswi.

Lampu Dengan Tenaga Lemon

Science | 14 July 2017

Jam bertenaga lemon menggunakan konsep elektrokimia yang sama seperti baterai lainnya. Artinya, ia memiliki larutan elektrolit melalui elektron bergerak dari zat (katoda) bermuatan positif untuk zat bermuatan negatif (anoda). Elektrolit dalam jam lemon bertenaga adalah asam sitrat. Gerakan elektron dimulai ketika lapisan seng pada salah satu paku galvanis yang digunakan mulai kehilangan satu elektron per atom seng. Seng menjadi bermuatan positif, dan elektron bergerak melalui lemon ke kawat tembaga. Bila kita menambahkan jam dan menutup sirkuit, elektron bergerak melalui kedua lemon dan jam, sehingga menggerakkan atau menyalahkan jam tersebut. Jam yang kita gunakan untuk proyek harus bertenaga baterai saja (tidak ada kabel). kita juga dapat menggunakan kentang untuk mengganti lemon dalam percobaan ini. Kentang elektrolit asam fosfat. Kita dapat menambahkan banyak lemon atau memperbanyak sirkuit dari lemon ini untuk menghasilkan arus yang lebih besar, selain itu kita juga mencoba menyalakan hal-hal lain selain jam. Inti dari percobaan ini bukanlah pada jam tangan itu sendiri tetapi disini menunjukan bahwa buah-buahan dapat di gunakan sebagai sumber listrik, sehingga jam tangan diatas bisa diganti dengan lampu led atau dop yang mempunyai voltase yang kecil

Sosialisasi Aplikasi SekolahKU

SMA PGRI 109 Tangerang | 14 June 2017

Sekarang di sekolah kita ada aplikasi online untuk mendukung kegiatan sekolah namanya "Aplikasi SekolahKU" semakin oke sekolah kita dengan tambahan aplikasi ini.... buruan gabung di SMA PGRI 109 ....

Rudolf Christian Karl Diesel

Science | 24 July 2017

Rudolf Christian Karl Diesel adalah sarjana mesin dari Jerman dan merupakan penemu dari Mesin Diesel. Diesel lahir di Paris, Perancis pada tahun 1858 dari orangtua yang berkebangsaan Jerman dan berimigrasi ke Perancis. Sebagian masa kecil Diesel dihabiskan di Perancis sampai meletusnya perang Franco-Prussian di tahun 1870. Keluarganya terpaksa mengungsi pindah ke London, Inggris. Dan menjelang perang berakhir, ibunya mengirim Rudolf Diesel yang masih berusia 12 tahun untuk tinggal di Augsburg bersama paman dan bibinya agar dapat berbicara dalam bahasa Jerman dan bersekolah di Royal County Trade School, dimana pamannya menjadi mengajarkan matematika disana. Pada usia 14 tahun, Rudolf Diesel mengirimkan surat kepada orangtuanya yang berisikan cita-citanya untuk menjadi seorang insinyur, dan setelah menyelesaikan pendidikan dasar dan menjadi murid terbaik di kelasnya pada tahun 1873, dia melanjutkan sekolahnya di School of Augsburg. Selanjutnya pada tahun 1875, dia menerima beasiswa dari Royal Bavarian Polytechnic di Munich, dimana saat itu Rudolf Diesel terpaksa menentang keinginan orangtuanya yang kesulitan keuangan dan mengharapkan agar Rudolf mulai bekerja untuk mencari penghasilan. Sambil kuliah, Rudolf Diesel bekerja di sebuah pabrik dan mendapatkan banyak pengalaman dari tempatnya bekerja. Pada tahun 1880, Diesel lulus dari universitasnya dan mendapatkan kehormatan sebagai murid dengan nilai akademik terbaik. Rudolf Diesel mengadakan penelitian, bagaimana agar penggunaan bahan bakar pada suatu mesin menjadi lebih efisien. Dia tahu bahwa mesin-mesin uap yang ada pada jamannya, hanya memiliki tingkat efisiensi sebesar 10-15%. Dia kemudian merancang sebuah mesin dengan bahan bakar yang disemprotkan kedalam ruang kompresi dimana bahan bakar tersebut akan terbakar akibat panas yang timbul akibat kompresi. Mesin inilah yang kita kenal sekarang dengan Mesin Diesel. Impian Diesel untuk menciptakan mesin dengan efisiensi tinggi menjadi tercapai, karena sumber bahan bakar untuk mesin diesel yang dipakai sekarang dan kita kenal dengan nama 'diesel' adalah minyak sisa dari hasil penyaringan bensin. Setelah kematian Rudolf Diesel, mesin diesel menjadi pengganti mesin uap. Mesin Diesel adalah mesin yang berat dan memiliki bentuk yang lebih kaku dan kokoh dari mesin bensin sehingga mesin diesel tidak digunakan untuk mesin pesawat terbang, tetapi mesin diesel berkembang luas sehingga banyak dipakai oleh pabrik, kapal laut, kapal selam, lokomotif dan mobil modern. Mesin diesel mempunyai keuntungan karena lebih irit bahan bakar daripada mesin dengan bahan bakar bensin. Rudolf Diesel khususnya tertarik untuk menggunakan abu batu bara ataupun minyak sayur sebagai bahan bakar, dan kenyataannya, mesin yang dirancangnya memang dapat berjalan dengan menggunakan minyak sayur.

SMK ISLAMIC VILLAGE

SMK Islamic Village Tangerang | 7 June 2017

Ayooo gabung di SMK ISLAMIC VILLAGE lihat web kita di http://www.smkislamicvillage.sch.id

SEKOLAH KITA

SMK Islamic Village Tangerang | 8 June 2017

Yuhuuu....Keren kan Sekolah Kebanggan Kita...Islamic Village Tangerang

Menerima Pendaftaran Peserta Didik Baru 2017-2018

SMA PGRI 109 Tangerang | 7 June 2017

Buruan ajak keluarga teman dan saudara kamu untuk sekolah di SMA/SMK PGRI 109 Kota Tangerang. Dapatkan hadiah menarik setiap yang masuk di SMA/SMK PGRI 109 Kota Tangerang.

next